Minggu, 27 Januari 2013

tujuan dan fungsi menulis diary

Ternyata menulis buku harian memiliki banyak manfaat.Selain melatih kita untuk menulis lebih baik dan tentunya dapat menghilangkan unek-unek yang ada dikepala.Konon menulis buku harian seperti curhat dengan sebuah cermin dan solusi masalahnya adalah dari anda sendiri setelah anda mencoba membaca berulang kali buku harian tersebut.
Beberapa manfaat menulis buku harian antara lain,
1.Dapat menghilangkan stress dan mengurangi sedikit beban pikiran
Semua orang tahu,tidak semua pikiran kita dapat kita bagi dengan oranglain.Tentunya ada hal-hal yang harus dijaga dan tidak untuk dibeberkan kepada orang lain.Dengan menulis di buku harian,tentunya rahasia akan terjaga dari buku itu sendiri.Buku harian tidak boleh dibaca orang lain,kecuali jika anda sudah mempertimbangkan resikonya.
2.Sebagai catatan target
Kadang kita menargetkan sesuatu,tetapi ketika suatu saat lupa dan yang didapat adalah target akan gagal alias sirna.Menulis buku harian dapat menjadi media untuk mengingatkan target sebelumnya bahkan dapat meminimalisir kelemahan target itu sendiri.
3.Sebagai sumber inspirasi
Saat kita memiliki pemikiran yang baik dan disitulah kita dapat mengeluarkan inspirasi.Sayang tidak setiap waktu,pikiran kita mampu untuk mengeluarkan inspirasi.Disitulah letak keungunggulan buku harian,ketika anda memiliki inspirasi segeralah menuliskannya di buku harian,siapa tahu di kemudian hari inspirasi anda dibutuhkan.
4.Tempat menyimpan memori
Seperti halnya sebuah blog tetapi lebih privat.Segera memori kita dapat disimpan dengan baik,dan dikemudian hari kita dapat mengambil hikmah dari pristiwa yang kita lalui.
5.Lebih bersikap lebih bijaksana
Dalam mengambil keputusan,tentunya anda memperhatikan resiko keputusan tersebut.Salah satu cara mengetahui dan meminimalisir resiko anda adalah dengan melihat pengalaman yang kita miliki.Pengalaman anda dapat mudah ditemukan dalam buku harian,apalagi jika anda menuliskan pengalaman hidup anda secara konsisten dan rapih.
Bagaimana para pembaca,ada yang amsih konsisten menulis buku harian ?
Atau belum pernah menulis buku harian ?

 http://ada-akbar.com/2011/08/manfaat-menulis-buku-harian/

 Nggak basi lageee…!
Menulis diary merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menulismu sekaligus dapat menyalurkan emosimu. Kemampuanmu merangkai kata, mencurahkan ide-ide dalam bentuk tulisan akan semakin bagus kalau kamu rajin menulis buku harian. Tulislah dalam buku harian tentang apapun yang kamu rasakan. Tidak harus peristiwa alami sendiri, atupun peristiwa yang terjadi di hari itu. Kamu bisa bereksperimen dengan menuliskan peristiwa yang dialami orang lain dengan sudut pandang kamu sendiri. Dengan buku harian kamu bebas berkomentar tentang segala hal yang kamu lihat, dan apa-apa yang kamu rasakan.

Namun cara yang paling mudah adalah dengan menuliskan apa yang ada pada dirimu sendiri; pengalaman kamu, kegiatan yang kamu lakukan, cita-cita kamu, cinta kamu, pokoknya hal-hal yang “gue buanget !” pada diri kamu akan mudah kamu tuliskan. Mulailah menulis apa saja yang kamu tahu, kata Rowling, penulis novel Harry Potter. Menulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri. Itulah yang saya lakukan.”

Kamu bakalan nyesel di hari tua kalau nggak punya buku harian. Semua yang kamu alami selama hidupmu akan berlalu begitu saja, tanpa bekas. Makanya cepetan donk! Ambil pena sekarang, tulis apa yang kamu rasakan saat ini. Biar kamu lebih mantep geto loch! Nich baca manfaat apa aja yang bakal kamu dapat dalam menulis buku harian.

1. Buku harian akan membantu kamu melampaui masa-masa sulit. Menulis buku harian bisa membantu disaat kamu sedih, merasa tidak di cintai, merasa tidak toleran, atau saat kamu merasa bodoh, sementara semua orang nyucuekin kamu.

2. Menuliskan rasa marah. Mengekspresikan rasa marah, harapan, ketakutan kecemburuan dalam bentuk tulisan bisa mecegah kamu menguburkan emosi dalam-dalam, yang bisa menyebabkan emosi itu sulit diraih kembali. Penggunaan huruf besar, tanda seru, atau kata-kata sifat saat menulis buku harian merupakan cara kamu berteriak tanpa harus membangunkan tetangga.


3. Buku harian layaknya ruangan yang dapat kamu datangi apabila kamu ingin mengenali keanehan dirimu dan menyendiri, tanpa perlu harus diawasi dan di sensor.

4. Buku harian bisa menjadi tempat yang aman untuk menyimpan khayalan tentang kemasyhuran, kakayaan dan cinta sejati, tanpa takut akan penolakan. Semua bentuk kahayalan kamu tersebut dapat membantu kamu memimpikan berbagai cara untuk meraih cita-cita yang bisa dicapai.


5. Jurnal atau buku harian bisa menjadi laboratorium bagi kamu yang memiliki kecerdasan di bidang bahasa. Inilah tempat para penulis muda mencoretkan gagasan mereka, yang mungkin menjadi novel, cerpen, kumpulan sajak, atau buku riwayat hidup.

Banyak penulis sukses yang mengangkat tulisannya dari buku harian. Stephen King, penulis cerita mesteri The Triller mengangkat kisah hidupnya dalam Stephen King on Writing. Buku ini mengisahkan masa-masa sulitnya saat awal meniti karir mejadi penulis. Muamar Emka, selain sukses dengan Jakarta Under Cover, buku berikutnya Red Diary yang diangkat dari kisah hidupnya juga sukses dipasaran. Pramudya Ananta Toer, menulis catatan harianya dalam Mengglinding. Film Mengejar Matahari, garapan Rudi Sujarwo juga merupakan hasil dari pengalaman hidupnya yang tertulis dalam buku harian, dan setelah film di putar, Mengejar Matahari dikemas menjadi novel yang diterbitkan Gagas Media.

Buku harian juga dapat menjadi rangkuman proses kreatifmu dalam menulis mulai dari kegagalan kamu, kebosanan kamu dengan menulis, kejenuhan yang menghampirimu, kebuntuan yang selalu datang, atau apa saja yang terkait dengan menulis. Kamu akan mencatat sejarah dalam hidupmu, dan apabila suatu saat nanti kamu membuka buku itu, kamu akan sadar betapa banyak pengalaman yang sudah kamu gali, berapa banyak peristiwa yang telah kamu alami, dan kamu dapat mengevalausi keberhasilan hidup kamu dari buku diary. Keberhasilan akan cita-cita, keberhasilan akan cinta, dan lain sebagainya.

So, nggak usah banyak ceng-cong dach! Kalau kamu pengin kemampuan menulismu meningkat. Mulailah dari hal yang kecil, mulailah dengan menulis buku harian, ini adalah satu cara yang paling mungkin kamu lakukan. Masa calon Penulis koq nulis buku harian saja males. Kalau begitu jangan harap kamu bakal jadi penulis beneran. Yang ada kamu akan selamanya berangan-angan menjadi seorang penulis. Hayo gimana?
Dari berbagai sumber


 http://dejurnale.multiply.com/journal/item/1/MENULIS-DIARY?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

6 komentar:

  1. bagus...basu fa....lanjutkan...

    BalasHapus
  2. waw kerenZZZ.... bagikan dong pengalaman hidup lagi Gan

    BalasHapus
  3. kapan mulai nulis diarynya???

    BalasHapus
  4. Terkadang nulis diary tuh, emang jadi ide abstrak yang keluar gitu aja. Bisa jadi di lain waktu bakal seru dan gak kerasa udah ngelawatin hal tersebut.

    BalasHapus
  5. Terima kasih untuk sharing & artikelnya mba...nulis diary memang harus ditekuni & dilatih untuk mengembangkan ketrampilan menulis dan berbahasa...salut & salam sukess..!!
    penulispiritual.blogspot.com

    BalasHapus